LAPORAN PRAKTIKUM
ALGORITMA DAN STRUKTUR
DATA
DISUSUN OLEH :
NAMA : PERI SAEPULLAH
NPM : 177006077
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
2017
BAB I
PENGANTAR
1.1.
TUJUAN PRAKTIKUM
1.
Mengetahui perintah dasar
Bahasa C
2.
Memahami perintah dasar Bahasa
C
3.
Mengetahui struktur program
Bahasa C
1.2.
DASAR TEORI
1.2.1. SEJARAH DAN RUANG LINGKUP
BAHASA C
Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin
Richards pada tahun 1967. Bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang
kemudian mengembangkan bahasa yang disebut bahasa B pada tahun 1970.
Perkembangan selanjutnya dari bahasa B adalah bahasa C oelh Dennis Ritchie
sekitar tahun 1970-an di Bell Telephone Laboratories Inc.. Bahasa C pertama
kali deigunakan pada komputer Digital Equipment Corporation PDP-11 yang
menggunakan sistem operasi UNIX.
C adalah bahasa yang standar, artinya suatu program yang ditulis
dengan versi bahasa C tertentu akan dapat dikompilasi dengan versi bahasa C
yang lain dengan sedikit modifikasi. Standar bahasa C yang asli adalah standar
dari UNIX. Sistem operasi, kompiler C dan seluruh program aplikasi UNIX yang
esensial ditulis oleh Brian Kerninghan dan Dennis Ritchie berjudul "The C
Programming Language", diterbitkan oleh Prentice Hall tahun 1978.
Deskripsi C dari Kerninghan dan Ritchie ini kemudian dikenal secara umum
sebagai "K&R C".
Kepopuleran bahasa C membuat versi-versi dari bahasa ini banyak
dibuat untuk komputer mikro. Untuk membuat versi-versi tersebut menjadi
standar, ANSI (American National Standards Institute) yang kemudian menetapkan
standar ANSI untuk bahasa C. Standar ANsi ini didasarkan kepada standar UNIX
yang diperluas. Standar ANSI menetapkan sebanyak 32 buah kata-kata kunci
standar. Versi-versi bahasa yang menyediakan paling tidak 32 kata-kata kunci
ini dengan sintaks yang sesuai dengan yang ditentukan oleh standar, maka dapat
dikatakan mengikuti standar ANSI. Buku ajar ini didasarkan pada bahasa C dari
standar ANSI.
Pada saat ini C merupakan bahasa C pemrograman yang sangat populer
di dunia. Banyak pemrograman yang dibuat dengan bahasa C seperti assembler,
interpreter, program paket, sistem operasi, editor, kompiler, program bantu,
word star, Dbase, aplikasi untuk bisnis,matematika, dan game, bahkan ada pula
yang menerapkan untuk kecerdasan buatan.
Dalam beberapa literatur bahasa C digolongkan sebagai bahasa tingkat
menengah. Penggolongan ke dalam bahasa tingkat tinggi seperti PASCAL dan BASIC.
Demikian juga bahasa C bukanlah bahasa yang berorientasi pada mesin seperti
bahasa mesin dan assembly. Pada kenyataannya bahasa C mengkombinasikan elemen
dalam bahasa mesin dan bahasa tingkat tinggi dan bahasa tingkat rendah.
Kemudahan dalam membuat program yang ditawarkan pada bahasa tingkat tinggi dan
kecepatan eksekusi dari vbahasa tingakt rendah merupakan tujuan diwujudkannya
bahasa C.
1.2.2. FUNGSI DASAR BAHASA C
o
Fungsi Main()
Fungsi ini untuk menandai
titik tempat program C mulai dilaksanakan(awal program). Fungsi ini hanya bisa
digunakan satu kali dalam sebuah program.
Contoh : int main(void) {
o
Fungsi Printf
Fungsi dalam library
stdio.h yang digunakan untuk menampilkan ke layar baik tipe string maupun
placeholders.
Contoh :
printf("Hello, World!\n");
o
Fungsi Puts
Merupakan fungsi output
yang berguna untuk menampilkan string sekaligus menambah
karakter newline.
Contoh : puts(“Teknik
Informatika Institut Teknologi Sepuluh November”);
o
Fungsi Scanf
Fungsi yang digunakan
untuk menyimpan data yang tipenya diwakili oleh sebuah placeholder dalam format
string ke alamat memori variabel yang telah ditentukan.
o
Fungsi gets()
Merupakan fungsi input
yang berguna untuk memasukkan data string dari keyboard.
Contoh : gets(nama);
o
Fungsi getche
fungsi yang digunakan untuk
membaca data bertipe karakter tanpa perlu penekanan tombol enter dan karakter
akan ditampilkan.
Contoh :
printf(“Masukkan sebuah
karakter : “);
huruf1 = getche();
o
Fungsi getchar
fungsi yang digunakan
untuk membaca data bertipe karakter dimana karakter yang dimasukkan terlihat
pada layar dan harus diakhiri dengan penekanan tombol enter.
o
Fungsi clrscr()
fungsi yang digunakan
untuk membersihkan layar teks pada saat itu dan mengembalikan kursor ke pojok
kiri atas. function clrscr() digunakan untuk menghapus display agar dalam
kondisi kosong.
o
Fungsi %3d dan %-3d
int x=1;
tetap memberi jarak 2
spasià%3d akan mencetak : _ _ 1
spasi kosong akan d ihilangkan.à%-3d akan mencetak : 1
o
Fungsi gotoxy( , )
Fungsi gotoxy digunakan
untuk menempatkan kursor ditempat yang tidak dapat di capai bila kita hanya
menggunakan sekuensi program saja. Jika kita gunakan gotoxy, maka kita dapat
meletakan kursor kita dimana saja sesuai dengan titik koorninatnya.
Fungsi gotoxy mempunyai
dua parameter. Parameter tersebut adalah koordinat dimana kita ingin meletakan
kursor, misalkan gotoxy(1,3) maka kursor akan berada pada kolom 1 baris 3.
1.2.3. STRUKTUR PROGRAM BAHASA C
Berikut ini adalah struktur sebuah
program utama dalam bahasa C. Contoh lengkap dapat dilihat pada contoh program
kecil.
/*
Nama File : ..... */
/*
indetitas perancangan/penulis */
/*
Deskripsi ringkas dari program */
<tipe>
main ([int argc, char** argv[, char ** envp]])
/*
keterangan program */
/*
KAMUS */
/*
Algoritma/deretan instruksi yang executable */
return(<retval>);
}
|
1.3.
PEMBAHASAN
Contoh-contoh sederhana program dalam Bahasa
C
1.
Program 1
/*
File Hello.c*/
#include
<stdio.h>
void
main()
{
printf("Hello !!!\n");
getchar();
}
|
/*
File Hello1.c */
#include
<stdio.h>
int
main()
{
printf("Hello !!!\n");
getchar ();
return 0;
}
|
Gambar 1.1 Output program hello
|
|
Analisis :
Program
Kedua kode diatas memiliki output yang sama yaitu menampilkan kata “Hello !!!” ke layar, tetapi
yang membedakan hanya pada konstruktornya saja di file ‘Hello.c’ menggunakan
void/procedure tidak memliki nilai balik sedangkan pada file ‘Hello1.c’
menggunakan fungsi yang memiliki nilai balik(return). Getchar pada program tersebut berfungsi sebagai penahan
untuk memasukan carakter agar tetap tampil.
2.
Program 2
/*
File ASIGN.c */
#include
<stdio.h>
int main()
{
int
i;
i =
5;
printf("Hello !!!\n");
printf("Ini Nilai i : %d \n",i);
getchar();
return 0;
}
|
Analisis:
File ‘ASIGN.c’ menggunakan
fungsi yang memiliki nilai balik(return). Program diatas memiliki fungsi untuk menampilkan
nilai dari variable i dengan menggunakan perintah printf, ‘%d’ berfungsi untuk menampilkan nilai
integer/bilangan bulat. Kode program diatas dibangun oleh sebauh fungsi yang
memiliki nilai balik 0. Getchar pada
program tersebut berfungsi sebagai penahan untuk memasukan carakter agar tetap
tampil.
3.
Program 3
/*
asgdll.c */
#include
<stdio.h>
int main(){
float f;
long double fll;
f =
1000000000.0f;
fll
= 10000000000.0L;
printf("Float f = %f \n",f);
printf("Long Double fll = %fl \n",fll);
getchar();
return 0;
}
|
|
Gambar 1.3 Output Program 3
|
Analisis :
File ‘asgdll.c’ menggunakan
fungsi yang memiliki nilai balik(return).
Program ini dibuat untuk
menampilkan angka yang bertipe float, bervariabel “f” dan tipe double
bervariabel “fll”. Tipe data float digunakan untuk membaca sebuah angka dengan
titik mengambang(bilangan cacah),dan double untuk membaca bilangan cacah dengan
ketelitian ganda dan return 0 dalam main() menyatakan bahwa program berakhir
dengan normal.
4.
Program 4
/*
File ASIGNi.c */
#include
<stdio.h>
#include
<limits.h>
int
main(){
int i;
long int ii;
i = 1234;
i = 123456;
printf("ini nilai i=1234 = : %d
\n",i);
printf("ini nilai i=123456 = : %10d \n\n",i);
printf("Min dan Max integer : %d, %d
\n",INT_MIN,INT_MAX);
printf("Max long integer : %1d, %1d
\n",LONG_MIN,LONG_MAX);
getchar();
return 0;
}
|
Analisis:
File ‘ASIGNi.c’ menggunakan
fungsi yang memiliki nilai balik(return).
Kode program diatas
berfungsi untuk menampilkan nilai maksimum dan minimun dari tipe data integer
dan long integer. Terdapat 2 variabel pada program diatas yaitu i bertipe data
integer dan ii bertipe data long integer. fungsi ‘%10d’ pada perintah untuk
menampilkan nilai variable ke layar adalah untuk menampilkan angka pada rentan
spasi sebanyak 10 spasi. Untuk menampilkan sebuah nilai integer maka
menggunakan ‘%d’ sedangkan untuk long integer menggunakan ‘%ld’. Getchar berfungsi sebagai penahan untuk memasukan carakter
agar tetap tampil.
5.
Program 5
/*
File : asign2.c */
#include
<stdio.h>
int
main()
{
short ks = 1;
int ki = 1;
long k1 = 10000;
char c = 65;
char c1 = 'z';
float x = 1.55;
printf("Karakter = %c\n",c);
printf("Karakter = %c\n",c1);
printf("Karakter = %d\n",c);
printf("Karakter = %d\n",c1);
printf("Bilangan integer (short) =
%d\n",ks);
printf("\t\t(int) = %d\n",ki);
printf("\t\t(long) = %1d\n",k1);
printf("Bilangan real = %8.3f\n",x);
getchar();
return 0;
}
|
Gambar 1.5 Output Program 5
|
Analisis:
File ‘asign2.c’ menggunakan
fungsi yang memiliki nilai balik(return).
Program ini berisi contoh
sederhana untuk mendefinisikan variabel-variabel bilangan bulat (short integer, integer, long integer),
karakter, bilangan real. Didalam program ini terdapat format %c untuk membaca
sebuah karakter, %d untuk membaca bilangan bulat, dan %f untuk membaca bilangan
pecahan. Getchar pada program
tersebut berfungsi sebagai penahan untuk memasukan carakter agar tetap tampil.
1.4.
TUGAS
1.
Program Perhitungan Aritmatika
/*
File : Aritmatika.c */
#include <stdio.h>
float tambah(int a,float
b){
return (a+b);
}
void hasilTambah(int
a,float b){
printf("Hasil Tambah %d + %.0f =
%.0f\n",a,b,tambah(a,b));
}
float kurang(int a,float
b){
return (a-b);
}
void hasilKurang(int
a,float b){
printf("Hasil Kurang %d - %.0f =
%.0f\n",a,b,kurang(a,b));
}
float kali(int a,float b){
return (a*b);
}
void hasilKali(int a,float
b){
printf("Hasil Kali %d * %.0f =
%.0f\n",a,b,kali(a,b));
}
float bagi(int a,float b){
return (a/b);
}
void hasilBagi(int a,float
b){
printf("Hasil Bagi %d / %.0f =
%.2f\n",a,b,bagi(a,b));
}
int main(){
int angka1;
float angka2;
printf("Masukan Angka 1 :
");scanf("%d",&angka1);
printf("Masukan Angka 2 :
");scanf("%f",&angka2);
printf("\n");
hasilTambah(angka1,angka2);
hasilKurang(angka1,angka2);
hasilKali(angka1,angka2);
hasilBagi(angka1,angka2);
getchar();
getchar();
return 0;
}
|
Analisis:
File ‘Aritmatika.c’ menggunakan
fungsi yang memiliki nilai balik(return). Program diatas memiliki fungsi untuk melakukan
operasi aritmatika dari 2 bilangan
yaitu a dan b, diantaranya proses pertambahan,
pengurangan, perkalian, dan pembagian. Proses tersebuat dibangun oleh fungsi dan procedur,
fungsi bertugas untuk menjalankan proses aritmatika sedangkan procedure
bertugas untuk menampilkan hasil dari pada fungsi. Float sendiri adalah tipe data pecahan, dan dalam program tersebut memakai 2 sintaks Getchar yang berfungsi 1
untuk membaca program dan yang ke 2 sebagai penahan untuk memasukan carakter
agar tetap tampil.
2.
Program Input Usia Dan Nama
/* UsiaNama.c */
#include <stdio.h>
int main(){
char nama[256];
int umur;
printf("Masukan Nama : ");
gets(nama);
printf("Masukan usia : ");
scanf("%d",&umur);
printf("Nama Saya adalah %s berumur
%d tahun",nama,umur);
getchar();
return 0;
}
|
Analisis:
File ‘UsiaNama’ menggunakan
fungsi yang memiliki nilai balik(return). Kode program diatas memiliki fungsi untuk
menampilkan nama dan usia dari sebuah inputan. untuk menyimpan nilai dari
inputan kedalam suatu variable biasanya menggunakan scanf, untuk pengambilan
string alangkah baik nya menggunakan perintan gets() karena dapat menampung karakter spasi. Untuk menampilkan
variable string maka menggunakan fungsi ‘%s’ dan fungsi ‘%d’ untuk menampilkan
variable integer/bilangan bulat.
Dalam program tersebut memakai 2 sintaks Getchar yang berfungsi 1 untuk membaca program dan yang ke
2 sebagai penahan untuk memasukan carakter agar tetap tampil.
DAFTAR PUSTAKA
Sulastri,
Heni. 2018.Modul Praktikum Algoritma dan
Struktur Data. Tasikmalaya: Teknik Informatika Universitas Siliwangi.

0 komentar:
Posting Komentar